Teknik Bertahan Fencing yang Efektif untuk Pemula. Di fencing tahun 2025, serangan memang semakin cepat dan brutal, tapi justru pertahanan solid yang membuat pemula bisa bertahan lama di piste dan bahkan membalikkan keadaan. Setelah Olimpiade Paris dan rangkaian World Cup terbaru, pelatih-pelatih top dunia sepakat: pemula yang langsung kuasai dasar-dasar bertahan akan naik level jauh lebih cepat daripada yang hanya fokus menyerang. Pertahanan bagus bukan berarti pasif — ia adalah fondasi untuk counter-attack mematikan. Artikel ini berikan teknik-teknik bertahan paling efektif dan langsung bisa dipraktikkan oleh pemula di ketiga senjata. BERITA VOLI
Posisi En Garde yang Kuat dan Jarak yang Selalu Terkontrol: Teknik Bertahan Fencing yang Efektif untuk Pemula
Semua pertahanan fencing dimulai dari en garde yang benar. Kaki selebar bahu, kaki depan mengarah lurus ke depan, kaki belakang 90 derajat, lutut ditekuk dalam, pinggul rendah, dan tangan senjata rileks di garis tengah dada. Posisi ini memberikan keseimbangan sempurna sehingga Anda bisa mundur atau maju dalam sepersekian detik.
Yang paling penting bagi pemula: selalu jaga jarak satu lunge penuh plus 20-30 cm dari lawan. Jarak ini disebut “distance de sécurité” — terlalu dekat Anda mati, terlalu jauh Anda kehilangan kesempatan counter. Latihan sederhana: pasangan maju satu langkah, Anda mundur satu langkah sambil pertahankan jarak sama. Lakukan 5 menit setiap sesi, dalam dua minggu reaksi kaki Anda akan otomatis dan lawan jadi sulit menyentuh Anda.
Parry Dasar yang Simpel tapi Mematikan Efektif: Teknik Bertahan Fencing yang Efektif untuk Pemula
Pemula tidak perlu hafal semua delapan parry sekaligus. Mulai dengan tiga parry utama yang menutup 80% serangan: parry 4 (luar), parry 6 (dalam), dan parry 8 (bawah) untuk foil/epee, atau parry 5 (kepala) dan parry 3-4 untuk sabre. Kunci parry bagus adalah gerakan kecil dari pergelangan tangan saja, bukan ayunan lengan besar yang buka badan Anda.
Setelah parry, langsung riposte — tusuk balik secepat mungkin. Kombinasi parry-riposte yang paling ampuh untuk pemula adalah parry 4 lalu riposte lurus ke dada, atau parry 6 lalu riposte circular ke flank. Latihan terbaik: pasangan serang lurus terus-menerus, Anda parry-riposte tanpa berhenti selama 30 detik. Istirahat 30 detik, ulang 10 ronde. Dalam sebulan, refleks parry Anda akan tajam dan Anda mulai cetak poin dari pertahanan, bukan hanya menyerang.
Footwork Bertahan dan Counter-Time yang Buat Lawan Frustasi
Fencing adalah olahraga kaki. Pemula yang bagus bertahan selalu bergerak — retreat cepat, cross-step ke samping, atau balestra mundur untuk ganggu timing lawan. Saat lawan fleche atau advance-lunge, jangan diam — mundur sambil angkat senjata ke parry 6 atau circular 6, lalu langsung counter-attack saat lawan lewat.
Teknik favorit pemula level atas saat ini: “stop-thrust” atau “arrêt” di epee — tusuk lurus dengan langkah maju kecil saat lawan mulai preparation. Di sabre/foil, gunakan counter-time: sengaja buka garis kecil untuk memancing serangan lawan, parry serangan itu, lalu riposte. Latihan praktis: satu orang hanya boleh menyerang dengan advance-lunge, Anda hanya bertahan dan counter. Setelah 100 repetisi, Anda akan mulai baca preparation lawan dan justru yang menyerang dari posisi bertahan.
Kesimpulan
Bertahan di fencing bukan tentang takut diserang, melainkan tentang kendali penuh atas pertandingan. Dengan en garde solid, jarak terjaga, parry-riposte cepat, dan footwork cerdas, pemula pun bisa buat lawan yang lebih berpengalaman kehabisan napas dan poin. Mulai latihan hari ini dengan fokus satu teknik per minggu, dan dalam 2-3 bulan Anda akan jadi lawan yang ditakuti karena “tidak bisa disentuh”. Di fencing modern 2025, yang super cepat, yang bertahan terbaiklah yang akhirnya menang. Ambil senjata Anda, ke piste, dan buktikan.



